Trimester pertama (minggu ke-1 hingga ke-12) adalah fase paling kritis dalam kehamilan. Pada periode ini terjadi pembentukan seluruh organ vital janin dari sel-sel yang mulanya tidak lebih besar dari titik koma.

Minggu 4 – 6: Implantasi & Pembentukan Embrio

Di minggu ke-4, embrio menempel pada dinding rahim (implantasi). Jantung mungil mulai berdetak pada minggu ke-6, meski baru dapat terdeteksi lewat USG transvaginal. Panjang embrio sekitar 3–5 mm, seukuran biji wijen. Ini saat yang tepat untuk mulai mengonsumsi asam folat 400 mcg setiap hari.

Minggu 7 – 9: Terbentuknya Organ-Organ Utama

Otak, sumsum tulang belakang, telinga, dan mata mulai terbentuk. Anggota tubuh seperti lengan dan kaki mulai terlihat sebagai tonjolan kecil. Pada minggu ke-8, embrio resmi disebut fetus (janin). Ibu biasanya mulai merasakan mual dan muntah (morning sickness) yang puncaknya terjadi di usia 8–10 minggu.

Ibu Hamil Trimester Pertama Ibu hamil trimester pertama perlu istirahat cukup dan konsumsi asam folat rutin setiap hari.

Minggu 10 – 12: Wajah & Sidik Jari Mulai Terbentuk

Janin sudah memiliki semua organ penting meskipun belum sempurna. Wajah tampak lebih manusiawi, kelopak mata terbentuk, dan sidik jari unik mulai muncul. Panjang janin mencapai 5–6 cm dengan berat sekitar 14 gram. Detak jantung dapat terdengar jelas melalui USG.

Pemeriksaan ANC Pertama di Trimester 1

Sesuai Buku KIA, kunjungan ANC (Antenatal Care) pertama harus dilakukan sebelum minggu ke-12 oleh dokter dengan USG. Pemeriksaan ini meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah, berat badan, dan lingkar lengan atas (LILA)
  • USG untuk konfirmasi usia kehamilan dan detak jantung janin
  • Pemeriksaan laboratorium: Hb, golongan darah, HbsAg, HIV, sifilis, dan glukosa urine
  • Konseling pemberian asam folat dan Tablet Tambah Darah (TTD)